Anshar, Sosok Tangguh Pejuang Kesehatan

Sosoknya masih muda, dengan langkah mantap ia berjalan menuju pelataran Graha Sakata yang juga menjadi tempat parkir menjumpai rekan seprofesinya yang sedang berkumpul, bersiap untuk meninggalkan kantor wakil rakyat.

sesaat setelah selesai menyampaikan aspirasi mereka pada komisi satu DPRD kabupaten Tabalong di Graha Sakata, puluhan orang beranjak meninggalkan gedung pertemuan. Diantaranya tampak seorang pemuda dengan pakaian putih-putih khas tenaga kesehatan sedang berjalan menjumpai kawan-kawannya yang sudah berada di tempat parkir kendaraan.

Continue reading

Mujiono, SP

Kades Berprestasi Yang tetap Membumi

Bagi warga sekitar desa Kasiau, mungkin pria ini tidak asing lagi. Dengan penampilan sederhana, pria murah senyum ini berpenampilan. Dengan perawakan sedang, dan tak ragu menyapa orang di dekatnya membuatnya banyak mempunyai teman.

Ya, Mujiono, begitu nama dan biasa orang menyapanya. Bagi warga desa Kasiau, sosoknya adalah seorang pemimpin desa yang membawa cukup banyak perubahan.

Continue reading

Hidupnya Untuk Bertani

Berada diperkebunan milik H.Muchlis,SH kita seperti tidak percaya kalau sedang ada di sebuah tempat yang jaraknya puluhan kilometer dari pusat kota Tanjung .

ulisHamparan kebun durian yang tertanam dengan rapi dikelilingi kolam ikan dengan aneka jenis ikan dari Nila, patin, Lele bahkan Papuyu ada didalamnya disamping kebun durian ada hampir dua Hektar lahan yang dipakai sebagai kandang Rusa Sampar, terus berjalan dijalan yang kiri dan kanannya rindang dengan aneka tanaman kita akan sampai di perkebunan kelapa salak yang berbuah lebat.

Belum puas dengan suguhan kebun durian dan kelapa salak yang subur kita masih bisa menyaksikan kebun buah “nangkadak” yaitu percampuran antara buah nangka dan cempedak, buahnya lebat menempel di pohonnya sayangnya saat itu belum ada yang masak menurut warga sekitar buah tersebut jika masak enak untuk dinikmati karena rasanya berbeda tidak seperti buah nangka atau cempedak. H. Muchlis juga menanam singkong dan pisang dengan luas lahan masing-masing satu hektar kita bisa bayangkan berapa luas lahan yang dijadikannya sebagai kebun buah.

Continue reading

Dari Banjarbaru ke Tabalong Cuma 40 Menit

Mulai Senin 8 Juni 2015 mendatang, tidak perlu lagi menempuh perjalanan selama berjam-jam dari Banjarbaru ke Tabalong. Cukup 40 menit sudah sampai. Tentunya perjalanan cepat itu tidak melalui jalur darat, melainkan lewat udara. Adalah maskapai KalStar Aviation yang bakal mengoperasikan armadanya melalui rute tersebut.

Sebenarnya rute itu merupakan bagian dari rute ‘panjang’ pulang-pergi (PP) Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru ke Bandara Sepinggan, Balikpapan, Kaltim.Kabar gembira itu diungkapkan Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani di Tanjung, kemarin.“Saya sudah menerima pimpinan KalStar. Mereka memutuskan melakukan penerbangan dari (Bandara) Warukin,” kata dia.