Tidak Banyak Berdayakan Warga Desa

Dana Desa APBD Minta Ditinjau Ulang

Pelaksanaan proyek pembangunan di desa yang menggunakan dana desa mulai disorot tajam oleh H. Jurni, anggota DPRD Tabalong dari partai Golkar.

Menurutnya pelaksanaan proyek desa tidak lagi melakukan pemberdayaan masyarakat di desa tersebut “sistemnya sekarang , aparat desa juga ikut mengerjakan proyek dengan terlibat di TPK yang dibentuk” jelasnya.

Continue reading

Nonton Bareng Dengan Bupati dan Dandim

Ratusan orang padati Taman Giat Tanjung malam minggu tadi, mereka menonton bareng dengan Bupati Tabalong, H.Anang Syakhfiani, Dandim 1008 Tanjung, Letkol.Arm.Anang Krisna. Kapolres Tabalong, AKBP.Hardiono,S.Ik dan Ketua DPRD Tabalong, H.Darwin Awi.

Malam itu film penghianatan G/30/S PKI yang menjadi tontonan, ditemani kudapan, pemimpin Tabalong membaur bersama warganya, tidak terasa film besutan sutradara Arifin.C.Noer  yang berdurasi 3 jam membuat warga tetap bertahan hingga film berakhir.

Continue reading

Ayo Ikutan, KPU Tabalong Adakan Sayembara

Lomba Maskot Pilkada Dengan Hadiah Rp. 5 juta

Menjelang pemilihan kepala daerah  pada bulan juni 2018 nanti komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Tabalong menggelar sayembara pembuatan maskot.

Persyaratannya hanya warga Tabalong yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk elektronik dan peserta diwajibkan mengirimkan satu hasil karyanya dengan dibuatkan salinan sebanyak enam buah.

Continue reading

Lagi, Puluhan KK Hidup Tanpa Listrik PLN

Walaupun letaknya tidak begitu jauh dari ibu kota kabupaten,- kisaran belasan kilo meter- namun masih ada wilayah desa atau anak desa yang belum menikmati hasil pembangunan.

Adalah bagian dari desa Sungai Pimping tepatnya di RT 06 dan 07, atau bagi warga sekitar dikenal dengan sebutan Tidil, Luk Baung, Sungai Akar dan Lokasiserta berbatasan langsung dengan wilayah Pupuh Bentot, Kalteng.Ke wilayah kalteng ini jaraknya hanya sekitar 3 km.

Continue reading

Pusat Kuliner Mabu’un Semakin Sepi

Pedagangnya hidup segan mati tak mau

Usaha pemerintah daerah untuk menjadikan eks kios 48 atau sekarang di kenal dengan nama pusat kuliner di Mabuun sebagai wadahnya makanan khas atau aneka macam sajian makan nampaknya berjalan lambat.

Pedagang yang menempati kios bukannya bertambah tapi sebaliknya semakin hari semakin berkurang seiring dengan minat masyarakat berburu kuliner yang semakin enggan mendatanginya.

Continue reading

Proyek Baliho Desa di “Soal”

Kemahalan dan Diarahkan?

 

Proyek pengadaan untuk baliho di desa desa yang berukuran besar untuk memasang informasi tentang dana desa kini mulai dipertanyakan pihak desa.

Sebagian desa menilai proyek tersebut terlalu mahal dengan bahan yang digunakan

“nilainya Rp. 11, 5 juta termasuk pajak didalamnya, ini jumlah yang banyak untuk proyek seperti itu” cerita Kepala desa di Tabalong yang tidak mau namanya dikorankan.

Continue reading