Hijau

Heboh, Buah Warga Dihabisi Kupu

kupu-kupuBeberapa waktu yang lalu, di desa Kasiau Rt.03 atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sungai Ulin (sebagai anak desa) dibuat heboh dengan adanya serangan Hama berupa kupu kupu yang merusak buah mereka.

Menurut Udin (42 th), warga Sungai Ulin, hama tersebut sejenis atau mirip kupu-kupu. Hanya saja ukurannya lebih kecil, warnanya kecoklatan dalam bahasa banjar binatang ini sangat mirip dengan Tawirip.

“ waktu musim buah pertama di Sungai Ulin ini sebagian besar hampir tidak bisa di panen karena rusak di serang hama ini. Buah yang diserangnya seperti mangga, kuini dan rambutan. Buah yang diserang hama ini hanya tersisa kulit dan bijinya saja, sedangkan isi atau daging buahnya sudah tidak ada lagi” ujarnya bercerita.

Herannya, binatang ini hanya keluar pada saat hari sudah mulai gelap atau menjelang malam. Kalau disorot dengan senter bagian matanya berwarna merah. ketika hari sudah mulai terang atau di siang hari kupu-kupu tersebut sudah tidak ada lagi ujarnya menambahkan.

“Jumlahnya ratusan ekor di setiap pohon yang diserangnya, Kalau tupai ataupun kera tidak bakal memakan habis buahnya apalagi kalau pohon buahnya terletak dibelakang atau samping rumah. Sedangkan binatang ini, apabila buah yang sedang disantapnya itu jatuh ke tanah, dia tetap mengejarnya dan memakannya” jelas Udin lagi.

Warga sungai ulin dibuat heran dengan serangan hama sejenis kupu itu karena buah-buah yang berukuran besar juga diserang seperti buah papakin.

“Saat itu, pohon kuini saya sedang berbuah cukup lebat, saat buah sudah hampir matang tiba tiba diserang oleh binatang ini. Kurang lebih satu minggu, buah tersebut sudah habis dimakannya. Satu sampai tiga hari kemudian buah itu jatuh. Yang tertinggal kulit sama biji saja lagi. Dan pada buah tersebut ada lubang kurang lebih sebesar ujung jari tangan. Bahkan kurang lebih dua minggu yang lalu waktu saya bertandang ke rumah paman saya di desa Bilas, pohon rambutan yang berada di dekat rumahnya juga bernasib sama” ujarnya menambahkan.

Udin mengaku baru pertama kali ini ia menemukan kupu-kupu menyerang habis tanaman buahnya demikian juga warga yang sekitar yang memiliki kebun buah mereka tidak bisa berbuat apa-apa saat binatang ini menyerang tanaman buah mereka. Ia juga mengatakan jika kerugian dari serangan hama ini cukup besar bagi warga  sungai ulin karena pada saat musim buah kali ini mereka tidak bisa memanennya.

“Saat ini binatang ini sudah tidak terlihat lagi di sekitar sini, mungkin pindah ke daerah lain” ujarnya mengakhiri cerita.

Dalam dunia perkebunan terkenal dengan hama dari jenis Ordo Lepidoptera atau kupu-kupu yang biasa menyerang tanaman buah seperti mangga, biasanya petani membungkus buah mangga untuk menghindari serangan hama jenis ini, ada yang menduga tanaman buah mereka diserang hama jenis ini.(boel)

Kategori