Komunitas

Band Metal Tabalong Masuk Kandidat Tampil di Jerman

TANJUNG, korankontras.net – Wacken Open Air adalah festival open air musik metal terbesar di dunia. Setiap tahunnya, puluhan ribu metalheads hadir kehajatan musik metal yang berlokasi di sebuah desa kecil bernama Wacken di Schleswig-Holstein, Jerman.

Salah satu band metal asal Tabalong Dysphonic menjadi salah satu kandidat untuk bermain di perhelatan musik metal di Jerman ini.

Mereka masuk dalam 100 kandidat band Wacken Battle yang akan mewakili Indonesia di ajang tersebut. Wacken Battle ini merupakan bagian Wacken Open Air di Jerman.

“Setelah di seleksi 100 band nanti, di kerucutkan jadi 30 band baru nanti penilaiannya dari penampilan live di Bandung dari 30 band akan diambil 10 peserta” terang Jeje bassis Dysphonic di markasnya.

10 peserta yang lolos masih  di ambil satu juara yang akan mewakili Indonesia di ajang Wacken Open Air di Jerman.

Gitaris Dysphonic, Rudhy  menceritakan  Dysphonic berdiri sejak 15 Agustus 2012 lalu dengan mengusung genre Crossover Grindcore.

“Arti dysphonic sendiri berasal dari bahasa kedokteran yang artinya gangguan tenggorokan, nama ini kita ambil karena sesuai genre kami yaitu grindcore” ucapnya.

band yang bermarkas di Mabu’un ini di gawangi Senophaty (vocal), Rudhy Cahyono (gitar), donnie eka (donz blend III), Jeje blast (bass), dan robby rizaldy (drum).

Band ini juga sudah mengeluarkan split album berkolaborasi dengan band  Tumor Ganas dari Kota Depok.

Seperti kebanyakan kegiatan anak muda di Tabalong harapannya  kedepan  komunitas underground  seperti mereka di Tabalong bisa di perhatikan pemerintah daerah.

“Kepinginnya pemerintah daerah mendukung dan memberi wadah kepada kawan – kawan apabila mengadakan acara atau event bisa dibantu untuk masalah perizinan atau keamanan di permudah itu saja, ya minimal tiap tahun ada acara kita” harap  Seno vokalis dysphonic. (Can)

Kategori