Fokus Kita

Hasan : Semburannya Hingga 20 Meter

Polisi Himbau Warga Jaga Situasi

TANJUNG, korankontras.net – Kejadian semburan minyak yang mengandung gas milik PT Pertamina EP Tanjung yang terjadi Kamis (14/11) sore berdampak terhadap lingkungan dan warga sekitar.

Dari pantauan korankontras.net di lokasi kejadian, akibat semburan itu, nampak jalan dan pohon-pohon disekitarnya masih menempel minyak bekas semburan dan masih meninggalkan aroma yang menyengat.

Ketua RT 03 desa Pampanan, Hasan, menceritakan pada saat kejadian dirinya lagi menjaga warung dan melihat keponakannya datang dengan baju basah.

Saat itu waktu magrib ketika keponakan datang dan mengatakan “lihat baju saya basah karena embun minyak”, ucapnya.

Usai waktu magrib Hasan  ke lokasi untuk melihat kondisi semburan ternyata semburan minyak mengandung gas tersebut menyebar.

“semburan minyak yang mengandung gas tersebut mengeluarkan semburan setinggi 20 meter” terangnya saat ditemui awak korankontras.net, Sabtu (16/11).

Sekitar jam 10 malam  salah satu warga mengeluh karena kejadian tersebut, akhirnya Ia bersama-sama warga yang lain mendatangi pihak keamanan perusahaan kemudian keamanan tersebut memanggil pihak perusahaan yang ada di tempat tersebut, beber Hasan lagi.

“Kemudian pihak perusahaan tersebut menghubungi bagian humas untuk tindak lanjut dari kejadian tersebut, jadi kita minta penanganan pada malam kejadian karena warga sudah mengeluh  aroma gas tersebut sudah sampai ke permukiman” jelasnya.

Para warga sendiri sudah merasakan dampak aroma tersebut pada hari kejadian dan memilih mengungsi masing-masing.

” imbas aroma gas membuat para warga mulai mengungsi dari jam delapan malam hingga menjelang pagi hari ke tempat keluarganya masing-masing” tambah Hasan.

Aparat kepolisan juga sudah berada dilokasi setelah kejadian tersebut untuk berjaga jaga.

“Pihak kepolisian jam 11 tadi datang kesini melihat kondisi dan melakukan arahan, mereka meninggalkan beberapa personilnya untuk menjaga keamanan” katanya.

Sementara, saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Tabalong, Iptu Matnur membenarkan bahwa pihaknya ada ke lokasi untuk melihat kondisi terkini.

“Iya kita ke lokasi melakukan peninjauan guna memastikan situasi kondusif” ujarnya.

Dari hasil pantauan tersebut, pihaknya menghimbau warga yang lahannya terdampak untuk menjaga situasi.

“Pihak pertamina sangat responsif, tidak ada warga yg terdampak langsung, kecuali lahan dan pohon disekitarnya radius 500 meter” pungkasnya.

Sementara, Legal and Relation Asisten Manager PT Pertamina EP Tanjung, Galih Pradikta mengatakan siap bertanggung jawab apabila ada kerusakan akibat kejadian tersebut.

“Kalau memang ada tanaman atau memang apapun itu yang rusak akibat dari operasi, kami akan bertanggungjawab” tandasnya. (Can)

Kategori