Fokus Kita

Menyampir Buaya, Memberi Makan “datuk Buaya”

TANJUNG, korankontras.net – Menyampir Buaya akan menjadi agenda pembeda dalam rangkaian kegiatan Gelar Budaya Sarabakawa yang ke 2.

Kegiatan “Menyampir Buaya” ini akan di laksanakan di Desa Sei. Anyar kecamatan Banua Lawas pada tanggal 8 Desember 2019.

“Menyampir Buaya ini merupakan kegiatan perdana pada kegiatan Gelar Budaya Sarabakawa dan ini menjadi pembeda daripada pagelaran tahun pertama” ucap Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, Masdulhak Abdi saat ditemui awak korankontras.net, Kamis (28/11).

Ia menuturkan masyarakat sekitar secara budaya meyakini bahwa mereka mempunyai sahabat atau “Pedatuan”.

“Datu Buaya masyarakat sekitar menyebutnya, dalam budaya yang mereka yakini ini tiap tahun harus “di bari makani” Datu Buaya tersebut” jelas Abdi sapaan akrabnya.

Kegiatan ini merupakan aspirasi dari masyarakat yang pihaknya jadikan agenda pada rangkaian pagelaran kali ini.

“Aspirasi ini sudah direspon anggota dewan, sebelumnya kita juga sudah survei dan mempersiapkan kegiatan ini serta sudah studi banding ke luar daerah yang mempunyai kegiatan hampir sama seperti ini” pungkasnya. (Can)

Kategori