Politik

Tak Miliki Dana Cukup, Pilkades Serentak Tabalong Diundur

TANJUNG, korankontras.net – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Tabalong dipastikan waktunya diundur karena pendanaan yang tidak mencukupi.

Tidak cukupnya dana yang dianggarkan di APBD untuk menggelar Pilkades serentak terkait dengan adanya perubahan peraturan dalam melaksanakan pilkades.

Arianto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) Tabalong membenarkan adanya perubahan waktu pilkades serentak yang awalnya bulan agustus tahun ini kemungkinan menjadi bulan november 2021.

“ditengah jalan kita dilanda covid dan menteri dalam negeri merevisi peraturan yang berkaitan dengan pelaksanaan pilkades, dalam aturan yang baru mensyaratkan bahwa setiap TPS maksimal 500” bebernya.

Sementara desain kita dulu, imbuh Arianto,  pihaknya tidak mensyaratkan itu sehingga didesa cukup satu TPS ketika ada perubahan berinplikasi dengan pendanaan.

“Dananya untuk melaksanakan pilkades serentak dengan format baru hanya bisa diakomodir di APBD perubahan, biasanya baru selesai bulan oktober makanya pilkades direncanakan bulan nopember” beber Arianto lagi.

Ia mengatakan kekurangan dana dengan adanya perubahan peraturan pilkades cukup besar hingga mencapai satu milyar rupiah.

“sebelumnya dengan desain pilkades yang dulu kita hanya menganggarkan kisaran dua ratus juta saja” jelas Arianto kepada korankontras.net usai rapat dengan APDESI di Graha sakata Mabu’un, rabu (3/2).

Ia menegaskan tidak akan ada perubahan jadwal pilkades lagi pada bulan nopember nanti ,“kecuali ada force majeur” pungkasnya.

Untuk diketahui ada 64 desa di Tabalong yang akan menggelar pilkades serentak pada bulan nopember nanti (kts)

Kategori




You cannot copy content of this page