Advertorial Pemkab Tabalong

BPKB Dishub Tabalong Lampaui Target PAD

TANJUNG, korankontras.net – Walaupun pertengahan tahun 2020 lalu di landa pandemi Covid-19, UPT Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (BPKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Tabalong bisa memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bahkan capaian UPT BPKB Dishub Tabalong melebihi target yang ditentukan pemerintah setempat.

Kepala Dishub Tabalong, Tumbur P Manalu mengatakan target pendapatan asli daerah pada tahun 2020 sebesar Rp. 949.400.000.

“Capaiannya target yaitu sebesar Rp 1.025.211.000 jadi melebihi target 105 persen” ucapnya saat ditemui korankontras.net, kemarin.

Tumbur juga membeberkan penyumbang capaian ini paling tinggi pada bulan Maret dan Juli 2020.

“Bulan Maret retribusi yang masuk sebesar Rp. 108.033.000 dan Juli sebesar Rp 100.171.000” bebernya lagi.

Terapkan e- money

Pada akhir tahun lalu, pihaknya juga mengusulkan penghapusan sementara denda uji kendaraan untuk mendongkrak PAD.

“Tujuan kami bukan menghapus denda itu, tapi dengan adanya penghapusan itu menarik minat para pemilik kendaraan untuk datang ke balai pengujian, itu yang mendongkrak” terang Tumbur.

Kebijakan hanya berlaku satu bulan saja, “Dari awal sampai akhir bulan Desember, tahun ini normal kembali, nanti tahun ini kita lihat situasinya bagaimana” tambahnya.

Dishub Tabalong  juga membuat semacam inovasi menerapkan e-money dalam pelayanan tersebut.

“Inovasi ini untuk meminimalisir kontak secara tunai maka kita menerapkan e-money, jadi pemohon uji bisa langsung menyetor melalui e-money” katanya.

Tumbur pun mengapresiasi semangat jajarannya untuk melakukan kegiatan operasional pengujian dan mencapai target tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kepada kawan-kawan di balai pengujian sudah bisa mencapai atau melebihi target oleh Pemda” ujarnya.

Ia juga menjelaskan untuk meningkatkan PAD dari sektor retribusi BPKB, dirinya menyarankan ada penambahan tenaga penguji di balai tersebut.

Di UPT Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (BPKB) hanya ada dua penguji yang sudah memiliki sertifikat kompetensi serta ada beberapa penguji lain tapi masih tenaga kontrak.

“Saran kami bisa menambah penguji di balai kita, karena dengan kemampuan teman-teman disitu kalau ada kepadatan pengujian akan kewalahan, mudah-mudahan ada tambahan dari tenaga kontrak maupun ASN yang memiliki skill dan sertifikasi penguji itu sangat kami harapkan bisa menambah PAD kita” pungkas Tumbur. (Can)

Kategori




You cannot copy content of this page