Info Kriminal

Ditahan karena Alasan Objektif dan Subjektif

TANJUNG, korankontras.net РAtas dugaan tindak korupsi pada dana hibah APBD kabupaten Tabalong  pada pelaksanaan kegiatan Porprov tahun 2017 lalu dengan kerugian negara mencapai Rp 2,7 Miliar, mantan Ketua dan Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tabalong terhitung hari ini, Kamis (25/2) di tahan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tabalong, Syamsidar Monoarfa, SH melalui Kasi Pidana khusus (Pidsus), Jhonson Evendi Tambunan menyampaikan ke dua tersangka tindak pidana korupsi ini ditahan dengan alasan objektif dan subjektif.

“Alasan objektif karena ancaman pidana nyata diatas 5 tahun sedang alasan subjektif  khawatir tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti  ataupun mengulangi perbuatannya” beber Jhonson pada awak media, di kantor Kejari Tabalong.

Kasus ini sendiri merupakan limpahan perkara dari Kejati Kalsel.

“Hari ini juga dilaksanakan proses penyerahan tersangka dan barang bukti dari Polda Kalsel untuk perkara atas nama HA dan IW” bebernya.

Jhonson menambahkan bahwa pihaknya juga menerima pengembalian uang secara tunai.

“Uang yang dikembalikan sebesar Rp 100 juta tunai dari tersangka HA lewat penyidik” ungkapnya.

Alasan lain penahanan tersangka karena kondisi keduanya dalam keadaan sehat.

“Keduanya sehat, sebelumnya juga sudah melewati tes Swab antigen dan kesehatannya tidak terganggu” pungkasnya.(Boel)

Kategori




You cannot copy content of this page