Komunitas

Virtual Photoshoot, Teknik Foto Yang Lagi Tren Ditengah Wabah Corona

TANJUNG, korankontras.net – Semenjak wabah virus Corona melanda Indonesia, banyak sektor industri kreatif mengalami penurunan aktifitas bahkan omzet.

Apalagi saat ini anjuran pemerintah untuk tetap di rumah dan menjaga jarak harus dilaksanakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 tersebut.

Untuk mengurangi kebosanan dirumah beragam cara masyarakat lakukan agar bisa produktif walaupun di rumah saja.

Seperti salah satu freelance fotografi, Riza Fahmi, untuk mengurangi rasa jenuhnya di rumah, Ia pun mulai melakukan hal produktif dengan mencoba teknik fotografi yang baru-baru ini ramai di sosial media yaitu Virtual Photoshoot.

Saat dihubungi via WhatsApp, Dirinya menceritakan bahwa Virtual Photoshoot saat ini sedang menjadi tren di kalangan pencinta seni fotografi. Hal itu dapat dilihat dengan banyaknya hasil foto tersebut di sejumlah sosial media terutama Instagram.

“Pertama kali tahu Virtual Photoshoot ini dari Instagram, pada waktu itu melihat beberapa postingan dari akun instagram Michael Cools dan Anaoctarina yang sangat menarik. Dari situ saya mulai tertarik ingin mencobanya” ceritanya baru-baru ini.

Pria kelahiran tahun 1997 itu pun menuturkan Virtual Photoshoot adalah sesi pemotretan jarak jauh yang di lakukan secara online dengan memanfaatkan video call di handphone maupun laptop.

“Pertama yang di perhatikan saat Virtual Photoshoot itu jaringan internetnya harus kuat, kemudian setingan pada kamera sudah sesuai dan cahaya buat si model harus benar-benar bagus agar hasilnya maksimal” ujarnya.

Sambungnya, unsur paling penting dalam sesi foto Virtual adalah koneksi internet yang optimal.

“Hal itu perlu agar proses video call yang dilakukan tidak tersendat dan mampu menampilkan gambar secara baik. Kalau jaringan salah satu dari kita tidak bagus, itu bisa mempengaruhi kualitas foto” sambung pria berusia 22 tahun tersebut.

Selain itu, sesi foto virtual sangat mengandalkan komunikasi fotografer dan model.

“Melalui aplikasi FaceTime, Whatsapp video call atau aplikasi lain, kita akan mengkomunikasikan pencahayaan, latar, busana, riasan wajah sekaligus tata rambut” terang Riza.

Riza pun mengatakan peralatan yang dipakai bisa berupa kamera DSLR, Mirroless atau pun kamera smartphone.

“Selain laptop untuk melakukan video call, kamera yang saya gunakan Mirroless Sony a6000 untuk pengambilan foto” tuturnya

Agar menarik dan bagus, Ia pun menambahkan editing pada hasil foto yang diambil.

“Kalau saya hasil foto harus masuk tahap editing biar hasilnya lebih bagus. Biasanya editingnya menggunakan aplikasi di handphone saja seperti VsCom, lightroom dan photogrid atau unfold untuk kolase” tandasnya.

Bagaimana tertarik mencoba pengalaman baru? (Can)

Kategori



You cannot copy content of this page