Komunitas

Kumpulkan Dana Dari Anggotanya, Banyan Skateboard Kembali Perbaiki Lintasan Skatepark Secara Mandiri

TANJUNG, korankontras.net – Sejak pandemi Covid-19 melanda Kabupaten Tabalong beberapa fasilitas olahraga mulai tidak terawat seperti halnya Skatepark yang terletak di samping Gedung Sarabakawa, kecamatan Tanjung.

Dari pantauan korankontras.net, beberapa bulan semenjak pandemi Covid-19 taman bermain Skateborading ini bagian lintasan serta beberapa landasan mulai kembali rusak akibat tidak terawat.

Terakhir perbaikan Skatepark ini dilakukan pada bulan Desember tahun lalu secara kolektif oleh komunitas Skateboarding yaitu Banyan Skateboard.

Tidak adanya perhatian untuk perawatan dari Pemerintah setempat terus disayangkan oleh pihaknya, selama ini mereka melakukan perawatan dengan cara patungan anggota komunitas.

Saat dikonfirmasi, salah satu Skateboarder, Fikri menjelaskan perbaikan kali ini kembali pihaknya lakukan dengan cara penggalangan dana melalui kolektif anggota.

“Satu orang Rp 20 ribu, tapi kalau ada yang lebih dari itu kami terima. Alhamdulillah dari hasil kolektif terkumpul Rp. 500 ribu” ucapnya saat dihubungi via WhatsApp, Sabtu (6/6).

Pada perbaikan Skatepark kali ini, Banyan Skateboard menyewa pekerja untuk melakukan perawatan tersebut.

“Kita sewa tukang untuk perbaikan kali ini, karena teman-teman banyak yang bekerja jadi belum bisa ngumpul untuk memperbaiki secara bersama-sama” ujar pria berkacamata tersebut.

Dirinya pun berharap kedepan ada campur tangan dari pemerintah setempat untuk perawatan Skatepark.

“Harapan kedepannya kami meminta pemerintah daerah atau instansi terkait dapat memperhatikan perawatan Skatepark ini, agar teman-teman dapat bermain dengan aman dan juga bisa meningkatkan kemampuan mereka dalam olahraga ini” harap Fikri.

Ia juga berpesan kepada teman-teman yang rutin bermain agar bisa menahan diri sampai perbaikan Skatepark tersebut selesai.

“Bagi teman-teman bisa bermain di tempat lain dulu, nanti kalau sudah selesai perbaikan bisa kembali bermain di sini” tutur pria berumur 27 tahun tersebut.

Dalam kesehariannya, Komunitas olahraga ekstrim yang sudah beranggotakan sekitar 40 orang tersebut juga tetap mematuhi anjuran protokol kesehatan Covid-19 saat latihan seperti jaga jarak dan cuci tangan.

“Kedepan kita akan mewajibkan bagi teman-teman yang bermain menggunakan masker saat latihan” tutupnya. (Can)

Kategori

Cinta Produk Indonesia




You cannot copy content of this page