Tokoh

PDAM Tabalong 39 persen Saja Mampu Layani Masyarakat

Air merupakan salah satu kebutuhan dasar makhluk hidup.Khususnya Air leding yang ada digunakan masyarakat untuk segala macam keperluan,baik untuk air minum,keperluan dapur,mandi , mencuci dan lain sebagainya. PDAM TIRTA adalah Perusahaan milik daerah Kabupaten Tabalong yang bergerak dibidang bisnis pengelolaan air bersih. Perusahaan ini sudah beroperasi selama puluhan tahun.

Bisnis ini memiliki prospek kedepan yang sangat menjanjikan, Permintaan untuk pemasangan instalasi air bersih dari warga masyarakat  bisa dikatakan sangat tinggi namun sayangnya hal ini tidak dibarengi dengan kemampuan  PDAM dalam memenuhi permintaan tersebut.

 Menurut Direktur PDAM Tirta, Hj Hamidah      saat ini hanya 39 % warga Kabupaten Tabalong yang terlayani  kebutuhan air bersihnya.

“Hampir seluruh Kecamatan sudah memiliki IKK kecuali Kecamatan Jaro “terang Hamidah.

Itu berarti untuk wilayah teknis, 69 – 70 % sudah terlayani, karena banyaknya  kendala yang dihadapi PDAM untuk melebarkan sayapnya kedaerah lain diluar wilayah teknis menjadikan kemampuan pelayanan baru berkisar 39 persen.

Salah satu kendalanya jarak yang terlalu jauh dari tempat pengelolaan air bersih dan topografi yang berbukit-bukit, imbuhnya.

Sementara untuk penambahan pipa induk direncanakan akan dilakukan secara bertahap tapi pihaknya tidak berani mematok target waktu.

Untuk bisa memaksimalkan pelayanan PDAM pada masyarakat diperlukan perhatian dan bantuan dari pemerintah”ujarnya.

Dan Ia bersyukur perhatian dari pemerintah cukup baik tahun 2015 ini saja, sudah dianggarkan dana sebesar Rp.3,5 Milyar untuk prasarana air bersih yaitu pengadaan pompa air dan penambahan pipa.

Pemasangan Baru

Pemasangan baru bagi pelanggan  pihaknya akan menyesuaikan dengan kondisi dilapangan kalau memungkinkan bisa dipasang akan kita pasang.

Karena banyak daerah yang kita tidak bisa memasang pelanggan baru karena terkendala kemampuan seperti di daerah mabu’un sampai saat ini kapasitas produksi belum mampu melayani hingga kesana.

Berbeda untuk wilayah Tanta, PDAM masih bisa terus menambah pemasangan baru , selama ini warga Tanta bisa menikmati ketersediaan air bersih selama 24 jam.

Beliau juga menginformasikan,untuk pemasangan baru sudah ada standar biaya,yaitu sebesar Dua Jutaan Rupiah dengan pipa tidak lebih dari 6 meter (jarak pemasangan dengan pipa induk ke rumah pelanggan,-red),jika lebih dari itu maka biaya ditanggung si pelanggan.

Hamidah juga menambahkan mengenai pengawasan kualitas air produksi perusahan milik pemda ini masih tergolong baik.

“petugas lapangan secara berkala mengambil sample air untuk di uji kualitasnya ditingkat Kabupaten dilakukan setiap bulan dan minimal satu tahun sekali diperiksa di Laboraturium yang terakreditasi di Banjarmasin”tandasnya.

Adapun mengenai keluhan warga mengenai air leding yang terkadang keruh itu masih dalam batas normal. Standar kekeruhan air dalam batasan normal sampai  5 NTU. Sedang hasil pengawasan tiap bulan adalah 3 NTU,sedang hasil Lab Banjarmasin 2,9 NTU. Pungkasnya. (boel)

10 Komentar

Klik di sini untuk berkomentar

Kategori