Covid 19 Tabalong

Setelah Direkturnya, 2 Orang Perawat RSHBK Hari Ini Positif Covid-19

Keduanya Warga Kelurahan Pembataan dan Belimbing

TANJUNG,korankontras.net-Dari hari ke hari grafik “penderita” Covid-19 warga Tabalong yang terkonfirmasi positif terus terjadi kenaikan walau tak signifikan.

Dari rilis tim gugus tugas provinsi Hari ini, Kamis (18/6) kembali 2 orang warga Bumi Saraba Kawa terkonfirmasi positif Covid-19.

Penambahan positif corona hari ini 2 orang perawat yang bekerja di Rumah Sakit  H.Badaruddin Kasim (RSHBK) Maburai.

“satunya perawat dan yang satunya lagi seorang anlisis di RSHBK” jelas  juru bicara (jubir) tim gugus tugas pencegahan dan penanganan Covid-19 Tabalong, dr.Taufiqqurahman Hamdie.

2 perawat positif ini merupakan hasil tracking dari 52 petugas medis RSHBK, sedang 50 orang lainnya hasil Swab tes dinyatakan negatif.

Keduanya berasal dari Kelurahan Pembataan dan Belimbing kecamatan Murung Pudak dengan usia 28 tahun dan 36 tahun.

“Rencananya, satu orang pasien akan dirawat di unit isolasi Rumah Sakit lama dan satu orang lainnya melakukan isolasi mandiri” jelas Taufiq lagi.

Taufiq menjelaskan dua orang perawat yang positif terkait dengan PDP yang meninggal dan hasil swabnya positif serta satu orang dokter internship positif asal Kandangan yang bertugas di Tabalong

Pihaknya Saat ini juga dilakukan Swab tes bagi 62 orang yang hasil rapid tesnya reaktif, hasilnya masih menunggu Swab dari Banjarmasin.

“62 orang tersebut merupakan hasil tracking seluruh kasus positif yang ada di Tabalong hingga saat ini” pungkasnya (boel/kts)

2 Komentar

Klik di sini untuk berkomentar

  • Ini kenyataan, saya kira semua yg dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan,adalah dengan tujuan menjaga agar kesalaman bersama.

  • Melakukan sidak swab tes…sepatutnya perhatikan protokol yang semestinya..jangan sampai tim merupakan penyebar
    virus aktif…

Kategori



You cannot copy content of this page