Fokus

Pokdarwis : Kami Siap Bila Objek Wisata Buka Kembali

Pengelola siapkan protokol kesehatan bagi pengunjung

TANJUNG, korankontras.net – Disporapar Tabalong mengajukan pembukaan kembali objek wisata kepada Bupati setelah hampir empat bulan tutup karena pandemi corona.

Pengelola objek wisata di Tabalong pun sedang mempersiapkan beberapa hal untuk mendapatkan kelaikan buka kembali.

Kedelapan objek wisata yang diajukan Dispora meliputi wisata religi makam Syekh Muhammad Nafis, masjid pusaka Banua Lawas, wisata alam danau Tanjung Puri Indah, digital edukatif taman burung Hutan Kota, air terjun Lano, wisata budaya balai adat Warukin, wisata mandiri buatan taman bunga Poska dan digital edukatif buatan menanti Laburan.

Namun, sementara hanya dua objek wisata yang berpotensi dibuka yaitu Air Terjun Lano di desa Lano kecamatan Jaro dan makam Syekh Muhammad Nafis di desa Binturu kecamatan Kelua.

Saat ditemui, Ketua Pokdarwis makam Syekh Muhammad Nafis, Hendra mengatakan pihaknya sudah siap apabila objek wisata mulai dibuka kembali.

“Kami siap apabila dibuka kembali dengan menjalankan protokol kesehatan. Kami sudah menyiapkan beberapa tempat cuci tangan, memberikan tanda jaga jarak dan mewajibkan pengunjung memakai masker serta kita akan mengecek suhu tubuh setiap pengunjung yang datang” ucapnya kepada awak korankontras.net kemarin.

Pihaknya juga sudah membekali semua petugas pengelola tentang penerapan protokol kesehatan.

“Selain itu warung-warung disekitar objek wisata sudah kita berikan edukasi tentang penerapan protokol kesehatan” ujar Hendra.

Pihaknya juga sudah mengatur keluar masuk pengunjung dan batasan kunjungan di objek wisata makam Syekh Muhammad Nafis.

“Pintu keluar dan masuk sudah kita pisahkan khusus, dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 kunjungan pun sementara akan kita batasi 20 menit per pengunjung dan dibatasi hanya 15 orang saja” terangnya.

Sambungnya, berhubung dalam masa pandemi Covid-19 ini sementara pihaknya hanya menerima kunjungan dari wisatawan lokal atau wilayah Tabalong.

“Dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 ini, untuk wisatawan ataupun peziarah dari luar Tabalong mohon maaf sementara kami tidak menerima” beber Hendra.

Senada dengan Hendra, Ketua Pokdarwis air terjun Lano, Jamin Effendi, pihaknya juga sudah siap untuk pembukaan kembali objek wisata.

“Kami sudah menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan protokol kesehatan Covid-19 seperti setiap pengunjung wajib pakai masker dan di cek suhu, kemudian pembuatan pemisahan keluar masuk pengunjung, tempat cuci tangan serta jaga jarak untuk tempat duduk” katanya.

tiap pengunjung juga akan dibatasi waktu kunjungan agar tidak terjadi penumpukan di objek wisata.

“Minimal satu jam untuk kunjungan, kalau lebih dari itu pengunjung akan ditegur atau ditelpon” tutur Jamin.

Dirinya pun saat ini sudah bersedia dengan pengelola lainnya untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku di tempat wisata.

“Kalau pemerintah daerah sudah memberikan surat izin untuk melaksanakan kegiatan di lapangan, kami siap” tandasnya. (Can)

Kategori



You cannot copy content of this page