Kabar Utama

Bawa Dua Tuntutan, Serikat Pekerja Tabalong Lakukan Aksi Unras Damai

TANJUNG, korankontras.net – Sekitar 1000 lebih pekerja melakukan aksi unjuk rasa damai (Unras), Senin (9/11).

Pekerja yang tergabung di DPC Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi Pertambangan (FSP-KEP) Tabalong memulai aksinya di Taman Giat Kota Tanjung.

Ketua PUK FSP-KEP SIS Admo, M Riyadi mengatakan aksi ini merupakan instruksi dari FSP-KEP pusat.

“Fpskep Tabalong melaksanakan instruksi pusat, ini serentak 24 provinsi melaksanakan aksi unjuk rasa damai” ucapnya saat ditemui korankontras.net.

Dalam aksi ini mereka menutut agar mengabaikan surat Kemenaker tentang upah minimum.

“Tuntutan yang dibawa terkait upah minimum, kami meminta upah minimum Tabalong tetap ada kenaikan dan mengabaikan surat edaran Kemenaker” cetus Riyadi.

Selain itu mereka juga meminta untuk mencabut UU Omnibus Law yang tidak berpihak kepada pekerja.

“Kami meminta kepada pemerintah pusat agar mencabut atau membatalkan UU tersebut, di UU itu banyak pasal yang di hapus atau dikurangi” bebernya.

Rencana aksi akan dilanjutkan ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabalong.

“Rencana aksinya dari taman kota titik kumpulnya kemudian melakukan konvoi ke kantor DPRD” ungkap Riyadi

Riyadi menjelaskan setelah sampai di kantor DPRD Tabalong, pihaknya akan melakukan orasi.

“Kemudian akan ada rapat dengar pendapat dengan pihak dewan” jelasnya.

Dirinya menyampaikan aksi Unras damai ini akan berakhir pukul 12.00 wita.

“Kami berharap pukul 12.00 wita berakhir dan sudah selesai, asal yang penting anggota dewan mau menemui kami” pungkas PUK FSP-KEP SIS Admo. (Can)

Kategori

Bangga Buatan Indonesia



You cannot copy content of this page