Info Kriminal

Kajari : Pemusnahan BB agar tidak Disalahgunakan

TANJUNG, korankontras.net – Pemusnahan barang bukti dari 40 perkara yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabalong di halaman Mess Kejari setempat, Kamis (12/11) agar barbuk jangan sampai disalahgunakan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Tabalong, Syamsidar Monoarfa saat memberikan sambutan pada kegiatan pemusnahan barang bukti.

“Kegiatan ini mengamankan BB yang telah di ingkrahkan agar jangan sampai disalahgunakan terutama yang Narkotika” ucapnya.

Syamsidar menerangkan dalam penyelesaian perkara itu harus tuntas.

“Dalam arti putusan pengadilan yang di jatuhkan itu barang buktinya harus dimusnahkan dan itu dilaksanakan secara transparan diketahui pihak PN, penyidik, BNN dan Dinkes” terangnya.

Dirinya juga menjelaskan dari jajaran pimpinan Kejaksaan Agung mengingatkan jangan sampai pegawai kejaksaan itu terlibat dalam hal-hal yang tidak diharapkan.

“Terutama narkotika, makanya BB ini harus segera dimusnahkan dan pemusnahan ini sudah yang kedua kalinya” jelas Kajari Tabalong.

Kajari pun mengapresiasi semua jajarannya atas terlaksananya kegiatan ini dan sudah melaksanakan tugas dengan baik.

“Ini terus kita laksanakan jangan sampai bermasalah” tandas Syamsidar Monoarfa.

Diketahui hari ini Kejari Tabalong memusnahkan barang bukti hasil dari 40 perkara dengan rincian 22 perkara narkotika, 7 perkara senjata tajam, satu perkara senjata api, satu perkara pembunuhan, tiga perkara judi, dua perkara kesehatan, satu perkara tentang sumber daya alam hayati atau satwa dan tiga perkara perlindungan anak.

Barang bukti yang dimusnahkan yaitu 15,63 gram sabu-sabu, satu butir inek, 160 butir obat zinet, miras kurang lebih 30 botol, senpi satu pucuk, 53 tanduk rusa, lima tengkorak rusa, sajam tujuh buah, senjata angin satu pucuk, hp 17 buha dan kasur tiga buah. (Can)

Kategori

Cinta Produk Indonesia




You cannot copy content of this page