Ekonomi

Ditengah Pandemi Covid-19, Pendapatan Daerah Tabalong Masih Mampu Capai 96,50 Persen

TANJUNG, korankontras.net – Meskipun ditengah pandemi covid-19 yang diiringi melemahnya perekonomian namun kerja keras Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) kabupaten Tabalong mampu mencapai target pendapatan daerah hingga 96,50 persen.

Pendapatan daerah Tabalong tahun 2020 dipatok target Rp. 1.494.849.542.439 dan terealisasi dipenghujung tahun Rp. 1. 442.540.366.290 atau 96,50 persen.

Dalam pendapatan daerah terdiri dari pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan lain lain pendapatan yang sah.

Dari data BPPRD pendapatan asli daerah tahun ini target pencapaiannya masih diangka 83,07 persen saja.

Capaian pendapatan dari dana perimbangan sudah mencapai angka 103, 97 persen, angka ini paling tinggi dibandingkan pendapatan lainnya.

Sementara pendapatan dari lain lain pendapatan yang sah sebanyak 83,88 persen dari targetnya.

Kepala BPPRD Tabalong, Dr. H.Erwan, SH, M.AP mengakui adanya penurunan penerimaan PAD tahun 2020 ini.

“kendalanya karena pandemi covid-19, pajak hotel, pajak restoran/rumah makan dan pajak hiburan mengalami relaksasi 100 persen”ujarnya kepada korankontras.net melalui aplikasi WhatsApp, rabu (30/12).

Bahkan menurutnya relaksasi 100 persen diberikan hingga tiga bulan dan 50 persen hingga akhir desember 2020.

Faktor inilah yang menurut Erwan menjadi kendala utama mereka mencapai target seratus persen namun demikian capaian angka sembilan puluh persen lebih bukan capaian yang buruk.

Tahun 2021 Erwan optimis mulai membaik dan normal pendapatan daerah baik dari pajak daerah maupun retribusi daerah (kts)

Kategori

Cinta Produk Indonesia




You cannot copy content of this page