Info Kriminal

Pengeroyokan Berujung Maut, Tiga Pria Digelandang ke Polres Tabalong

TANJUNG, korankontras.net – Tiga pria digelandang petugas unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong usai diduga melakukan aksi pengeroyokan terhadap YDN (37) di Jalan A. Yani kelurahan Mabu’un kecamatan Murung Pudak, Sabtu dini hari (23/1).

Mereka bertiga berinisial YS (35) warga Mabu’un, BP (34) warga desa Kapar dan AMD (30) warga desa Maburai.

Dari pengeroyokan itu korban inisial YDN warga desa Telaga Langsat Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan nyawanya tidak bisa terselamatkan lagi usai mengalami luka cukup serius di bagian kepala.

Kapolres Tabalong, AKBP. M. Muchdori melalui Kasubbag Humas, Akp. Otto membenarkan kejadian tersebut.

“Dari hasil penyelidikan dan beberapa keterangan para saksi saat terjadinya aksi pengeroyokan di Jalan raya depan Hotel Aston, petugas akhirnya mengetahui identitas yang diduga para pelaku tindak pidana pengeroyokan” katanya, Minggu (24/1).

Usai mengetahui identitas diduga pelaku unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong langsung melakukan upaya penangkapan.

“Inisial YS diamankan di rumahnya pada Sabtu (23/1) sekitar pukul 11.00 wita, kemudian disusul BP diamankan dikediamannya juga” ujar Otto.

Selanjutnya pada Minggu pagi (24/1) petugas mengamankan satu orang lagi yaitu AMD di kediamannya di Unggung, Belimbing Kecamatan Murung Pudak.

“Ketiga orang ini mengakui perbuatannya melakukan aksi pengeroyokan terhadap inisial YDN yang mengakibatkan korban meninggal dunia” beber Kasubbag Humas Polres Tabalong.

Otto menyampaikan kini ketiga pria beserta barang bukti di bawa ke Polres Tabalong guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Barang bukti yang disita berupa satu potong balok kayu ukuran 5 x 7 cm panjang 100 cm, satu lembar baju kaos warna abu-abu yang terdapat bercak darah milik korban” ucapnya.

Dirinya menuturkan saat ini untuk motif pengeroyokan masih dalam pemeriksaan.

“Ketiga pelaku saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan intensif oleh petugas Satreskrim” tutur Otto.

Otto menceritakan peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada Sabtu (23/1) pagi, ketika petugas security hotel aston mendengar suara teriakan “Maling”.

“Kemudian Ia keluar pos jaga mencari sumber suara teriakan tersebut dan pada saat itu melihat ada beberapa orang sedang mengejar korban YDN ke arah jalan Perumahan depan hotel Aston” katanya.

Tidak lama kemudian YDN atau orang yang dikejar keluar dari arah perumahan dengan memegang sebilah pisau menuju jalan raya.

“Sampai dipinggir jalan raya YDN itu dikeroyok beberapa orang (YS, BP dan AMD) yang diantaranya menggunakan balok kayu yang dipukulkan ke arah bagian antara leher sampai kepala hingga orang yang dikeroyok tidak sadarkan diri dan akhirnya mereka langsung pergi meninggalkan korban” sambung Otto.

Kasubbag Humas Polres Tabalong itu menerangkan usai kejadian petugas security masuk ke dalam hotel Aston dan menghubungi pihak Polres Tabalong untuk melaporkan kejadian itu.

“Ketika petugas kembali untuk melihat korban namun korban sudah tidak ada lagi di lokasi kejadian, yang mana disampaikan oleh rekan kerjanya korban sudah dievakuasi orang tidak dikenal menggunakan sarana mobil perusahaan ke RSUD Badaruddin Kasim Maburai” terang Otto.

Korban mengalami luka berat dan sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

“Namun nyawa korban tidak bisa terselamatkan, sementara kita tunggu hasil visum et repertum dari pihak rumah sakit” pungkas Kasubbag Humas Polres Tabalong. (Can)

Kategori

Cinta Produk Indonesia




You cannot copy content of this page