Fokus

Mudahnya Ikut Lelang Barang Sitaan di Kejari Tabalong

gambar : istimewa

TANJUNG, korankontras.net – Tertarik ikut Lelang atau Penjualan Langsung barang sitaan atau rampasan negara ?

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tabalong, Syamsidar Monoarfa, SH  melalui Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R), Lukman Akbar B, SH, MH, mengatakan Lelang barang sitaan atau rampasan negara ini terbuka untuk umum.

“Kalau penjualan secara lelang dilakukan satu tahun sekali sedang untuk penjualan secara langsung 2 hingga 4 kali dalam setahun” ujarnya pada awak korankontras.net, Kamis (18/2) di kantor Kejari Tabalong.

Lukman menjelaskan ada 2 dua cara penjualan barang sitaan atau rampasan negara.

“Pertama lewat penjualan langsung, apabila barang tersebut limit Appraisalnya kurang dari Rp 35 juta, yang kedua lewat Lelang apabila nilainya diatas Rp 35 juta” ungkapnya.

Proses lelang syaratnya pun tidak ribet.

“Lihat pengumuman, buat Akun di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Banjarmasin, uang muka sekitar 20 hingga 50 persen dari nilai limit barang lelang dan hadir mengikuti lelang” bebernya.

Pembuatan atau pendaftaran Akun di KPKNL hanya satu kali bukan setiap kali ikut lelang.

“Satu kali buat atau daftar akun sudah cukup, setor uang muka ke KPKNL dan kalau menang tinggal transfer sisanya” imbuhnya.

Untuk Lelang, si pemenang akan mendapat Risalah lelang untuk mengurus berkas atau surat – menyurat kendaraan sedang Penjualan langsung mendapat berita acara penjualan langsung.

Dalam menentukan nilai atau taksiran harga barang sitaan, Kejari Tabalong  bekerjasama dengan Kantor lelang Banjar masin ataupun Disperindag Tabalong.

“Kendaraan yang dilelang kita bekerjasama dengan Dishub untuk nilai fisiknya” timpalnya.

Lukman pun mengatakan harga barang sitaan ini lebih murah dari pada harga yang ada dipasaran.

“Bisa dipastikan harganya lebih murah dari pada harga diluaran” pungkasnya.(Boel)

Kategori

Cinta Produk Indonesia




You cannot copy content of this page