Info Kriminal

Peredaran Narkoba Di Tabalong Memprihatinkan

14 Hari Operasi Antik, Polisi Berhasil Amankan 5,69 Gram Sabu

Peredaran Narkoba di Kabupaten Tabalong semakin “memprihatinkan” setelah jajaran polres Tabalong kembali berhasil mengamankan pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan obat  Zenit.

Operasi Antik  Intan 2018 yang digelar Polres Tabalong selama 14 hari berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 5,69 Gram dan Obat Zenith sebanyak 1.108 Butir.

Selain itu Polisi juga mengamankan 22 Orang antaranya 20 orang Laki-Laki dan 2 orang perempuan sebagai tersangka.

Padahal pada medio bulan Januari sampai Juni tadi Polres Tabalong juga sudah menangkap 46 tersangka dengan 46 kasus penyalahgunaan narkoba dan barang bukti yang diamankan berupa sabu sabu seberat 233,33 gram, 6 butir ekstasi dan 5000 lebih pil zenith.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono, S.Ik menjelaskan bahwa dari jumlah tersangka 22 orang yang berhasil diringkus  diantaranya 20 orang tersangka bukan target operasi dan 2 orang tersangka merupakan target operasi dalam Operasi Antik Intan 2018 Polres Tabalong.

Para tersangka narkoba akan dijerat pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika “Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

Meskipun diancam dengan hukuman yang tidak ringan nampaknya tidak membuat pelaku jera terlihat dari maraknya peredaran narkoba di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Timur dan Tengah ini (lee)

Tambahkan Komentar

Klik di sini untuk berkomentar

Kategori