Kabar Utama

Anggota DPRD dan ASN Ramaikan Pencalonan Kades di Tabalong

TANJUNG, KoranKontras.net- Kepala desa sekarang ini menjadi jabatan yang “sexy” di mata banyak orang, terbukti kini yang mengikuti pertarungan pilkades dari ASN hingga anggota DPRD.

Di akui oleh Plt. Kepala bidang pemerintahan desa (kabid Pemdes) dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) kabupaten Tabalong,  Noriadi, S.sos bahwa minat warga yang “melamar” untuk jadi kades sudah terbilang tinggi.

“Tidak ada desa yang kosong pendaftaran kadesnya, minimal ada dua orang” terangnya pada awak koran kontras Senin (24/06). Bahkan ada yang sampai delapan orang sehingga pihak panitia seleksi melakukan aturan khusus.

Adanya aturan baru tentang bolehnya calon kades dari luar desa ataupun bolehnya ASN mencalonkan diri asal mendapat izin dari Bupati membuat peserta pilkades makin “ramai”.

Bukan hanya dari “warga biasa” peserta pilkades serentak kali ini juga di ikuti oleh ASN dan mantan anggota DPRD. Bahkan ada sebuah desa yang ada sepasang suami istri yang mendaftarkan diri menjadi kades.

“Karena ada peraturan baru, tahun ini saja baru ada ASN yang ikut mencalon jadi kepala desa” bebernya.

ASN yang ikut merupakan mantan sekretaris desa yang sebelumnya diangkat jadi ASN dan bertugas di kecamatan Muara Harus. kini Ia mencalonkan jadi Kades di desa Murung Karangan.

Di desa Karangan Putih kecamatan Kelua ada Anggota DPRD yang ikut mencalonkan diri jadi kepala desa.

Sedang di desa Sei Rukam I kecamatan Pugaan yang hanya ada 2 bakal calon kades malah di isi sepasang Suami istri.

” Siapapun boleh mencalonkan diri jadi kepala desa selama persyaratan yang sudah ditentukan bisa dipenuhi” tandas Noriadi.

Selain itu, jabatan kades yang bisa dipilih tiga tahun berturut-turut dan tidak ada batasan maksimal usia calon kepala desa semakin membuat orang tertarik untuk ikut berpartisipasi meramaikan pesta pemilihan orang nomor satu di tataran desa.

Ditambah penghasilan kepala desa sekarang ini yang cukup tinggi juga menjadi daya tarik warga menjadi Kades demikian juga dengan gelontoran dana desa yang besar dari pemerintah ke desa desa (Boel)

Kategori



You cannot copy content of this page