Info Kota

Busana Wanyi Antarkan Raudah Sabet Mahkota Putri Pariwisata Kalsel 2019

TANJUNG, korankontras.net – Finalis Putri Pariwisata Tabalong akhirnya raih gelar Putri Pariwisata Kalimantan Selatan 2019 , rabu malam lalu di  Wisata Kiram Park Kabupaten Banjar.

Mengenakan busana dengan tema wanyi atau lebah Arraudah Qurratu Ainie yang biasa disapa Raudah tampil mempesona dihadapan dewan juri dan undangan malam itu.

Meskipun tampil dihadapan Gubernur Kaliamantan Selatan tidak terlihat grogi bagi Raudah yang masih duduk dibangku sekolah SMAN 1 Tanjung itu.

Raudah oun menyisihkan 18 peserta dari 13 kabupaten/kota Sekalsel yang mengikuti pemilihan putri pariwisata Kalsel 2019.

Malam itu juga penobatan  Putri Pariwisata Kalimantan Selatan 2019 dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor.

Selain Raudah, satu Finalis Tabalong lainnya,  Nor Winda Hasanah menjadi Runner up Putri Pariwisata Kalimantan Selatan dan meraih predikat The Best National Costume.

Saat dihubungi via WhatsApp, Putri Pariwisata Kalsel terpilih,  Arraudah Qurratu Ainie mengunkapkan rasa senan dan bahagianya bisa terpilih mewakili Tabalong menjadi Putri Pariwisata Kalsel 2019.

“Alhamdulillah saya sangat senang dan tidak menyangka, ini sesuatu yang sangat berharga bagi saya” ucapnya.

Ia jugamengungkapkan keinginan untuk bisa menginspirasi generasi muda khususnya wanita agar bisa termotivasi berprestasi.

“Tentunya kedepan saya akan mempromosikan pariwisata yang ada di Kalsel, terutama khususnya di Kabupaten Tabalong” jelasnya.

Sementara itu Kabid Pariwisata Disporapar, Lilis Marta Diana mensyukuri atas terpilihnya kembali perwakilan Tabalong di ajang Putri Pariwisata Kalimantan Selatan 2019.

“Terpilihnya Raudah ini menjadi yang kedua kalinya setelah tahun kemarin perwakilan kita juga di nobatkan menjadi Putri Pariwisata Kalimantan Selatan” ucapnya saat ditemui awak korankontras di Kantor Disporapar, Jum’at (28/6).

Ia menjelaskan persiapan untuk mengikuti Putri Pariwisata Kalimantan Selatan ini pihaknya lebih awal melakukan seleksi di daerah terlebih dulu sebelum di berangkat ke Banjarmasin.

“Sebelumnya kita melaksanakan seleksi dulu di daerah dari bulan Maret, karena kita tahu penjadwalan di provinsi itu bulan Juni” terangnya.

Selain mental dan pengetahuan yang di godok, pihaknya juga mempersiapkan desain kostum yg unik dan menarik untuk mengikuti pemilihan Putri Pariwisata Kalimantan Selatan itu.

“Kemarin Raudah memakai busana Wanyi atau lebah yang dimana maskot ini identik dengan madu khas Tabalong, sementara yang menjadi The Best National Costume yang dibawakan Nor Winda Hasanah busananya dibuat dari kayu Daloang yang di padukan dengan kain sasirangan ini merupakan cerminan putri Dayak Deah Upau” beber Lilis.

Dengan terpilihnya perwakilan Tabalong menjadi Putri Pariwisata Kalimantan Selatan ini Ia berharap bisa mendorong dan mempromosikan pariwisata yang ada di Kalsel terutama di Kabupaten Tabalong.

“Kami mengharapkan betul – betul mereka nantinya bisa menjadi wakil dan pemandu wisata yang ada di daerah Kabupaten Tabalong” pungkasnya. (Can)

Kategori



You cannot copy content of this page