Info Kriminal

Terpidana Kasus Korupsi IMB Dieksekusi Kejaksaan

gmambar : istimewa

TANJUNG, korankontras.net – Kejaksaan Negeri Tabalong akhirnya melakukan eksekusi terpidana kasus korupsi dana retribusi IMB di kecamatan Murung Pudak tahun 2009 – 2014,  Alfian (38) siang kamis (28/11) tadi.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Tabalong, Jhonson Evendi Tambunan mengatakan pihaknya baru saja melaksanakan eksekusi terhadap saudara Alfian berdasarkan petikan putusan Mahkamah Agung nomor 449 pidsus tahun 2018.

“Putusan dari pengadilan 24 september, tapi kita eksekusinya baru hari ini berdasarkan pemberitahuan dari pengadilan negeri bahwasanya putusan dari mahkamah agung itu sudah turun sehingga kami melaksanakan eksekusi” ucapnya saat ditemui awak korankontras.net di Kantor Kejaksaan Negeri Tabalong, Kamis (28/11).

Alfian diserahkan pihak Kejaksaan ke Lapas Maburai “Tadi sudah kita antar sekitar pukul 12.00 wita dan sudah diterima oleh kepala Lapas Maburai, dan sekarang Ia resmi sebagai warga binaan Lapas Maburai” ujar Jhonson.

Selama proses eksekusi Alfian menurut Jhonson sangat koperatif terhadap pihaknya sehingga semua berjalan lancar.

“Kami mengirimkan surat kemarin tanggal 27 november ke tersangka untuk mengundang datang ke kejaksaaan, tersangka dengan sendirinya datang ke kejaksaan dan siap di eksekusi” terangnya lagi.

Ia menuturkan ini merupakan bagian akhir proses hukum, “Tinggal kami menunggu pembayaran uang pengganti sebesar 135 juta, karena uang pengganti ini wajib karena sifatnya itu sebagai pengganti kerugian negara makanya harus di bayar oleh yang bersangkutan” beber Kasi pidsus.

Apabila tersangka tidak membayar uang penggantinya, pihaknya diberikan kewenangan untuk menyita harta benda dari tersangka sesuai jumlah uang pengganti.

“Harta benda ini nantinya kita lelang, apabila tidak mempunyai harta benda maka nanti di ganti dengan pidana hukuman selama sembilan bulan” terangnya.

Sebelumnya Kejaksaan juga sudah melakukan eksekusi pada Asli Yakin terpidana kasus yang sama dengan Alfian.

Diketahui, Alfian dijatuhkan hukuman oleh Mahkamah Agung pidana penjara selama lima tahun dan denda sebesar dua ratus juta rupiah. (tim)

Kategori