Politik

Naik, Ini Besaran Honor PPK,PPS dan KPPS Dipilkada 2020

gambar : Istimewa

TANJUNG, korankontras.net – Badan Adhoc yang terdiri dari panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS) dan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) pada Pilkada 2020 ini akan mengalami kenaikan gaji.

“Kenaikan gaji ini merupakan tindak lanjut dari surat menteri keuangan republik indonesia nomor 735 tahun 2018 yang menginstruksikan kpu provinsi, kabupaten kota menyesuaikan honor badan Adhoc” jelas  Komisioner KPU Tabalong divisi sosialisasi, SDM dan partisipasi masyarakat, Muhammad Husain saat ditemui awak korankontras.net di Kantor KPU Tabalong, Selasa (14/1).

Berdasarkan kenaikan tersebut, gaji ketua PPK dan anggota naik menjadi 19 persen.

“Sebelumnya gaji ketua PPK Rp 1,8 juta menjadi Rp 2,2 juta sedangkan untuk anggota dari Rp 1,6 juta menjadi Rp 1,9 juta” terangnya.

Ia menambahkan selain PPK, PPS juga alami kenaikan gaji, naik jadi 33 persen dan anggota PPS naik 35 persen serta gaji KPPS naik 64 persen kemudian anggota KPPS naik 70 persen

“Gaji PPS dari Rp 900 ribu jadi Rp 1,2 juta  sedangkan anggota PPS yang awalnya Rp 850 ribu menjadi Rp 1,1 juta sedangkan untuk gaji KPPS dari Rp 550 ribu naik jadi Rp 900 ribu dan anggota KPPS dari Rp 500 ribu jadi Rp 850 ribu rupiah” jelas Husain.

Husain menuturkan, untuk saat ini pihaknya sudah menyampaikan ke Menteri Keuangan (Menkeu) bahwa honor badan Adhoc meningkat. “Semoga hal ini dapat segera terealisasi” tuturnya.

Diketahui masa jabatan PPK pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2020 ini yakni sembilan bulan, untuk PPS selama delapan bulan dan KPPS selama satu bulan saat pemungutan suara dilaksanakan. (Can)

Kategori



You cannot copy content of this page