Kabar Utama

Pertama Kalinya Di Tabalong, 27 Perkara Disidangkan Lewat Video Teleconference

TANJUNG,KoranKontras.net- Untuk pertama kalinya di Bumi Saraba Kawa, persidangan seorang terdakwa di Pengadilan Negeri Tanjung dilaksanakan lewat Video Teleconference Zoom.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Tabalong, Agung Tri Radityo, SH, MH, menuturkan bahwa Kamis (26/3) lalu digelar persidangan lewat Video Teleconference Zoom.

“Ada 27 perkara yang dipersidangkan dengan empat orang Jaksa Penuntut Umum (JPU)” terangnya pada awak koran kontras, Selasa (31/3).

Agung mengatakan bahwa semua terdakwa tidak berada di tempat persidangan yang di gelar.

“Semua terdakwa berada di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung, yang hadir di ruang persidangan hanya Hakim, JPU dan para saksi” jelasnya.

Hal ini dilakukan untuk pencegahan penularan Covid-19 di ruang sidang.

“Sidang dengan metode video Conference ini merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir kontak langsung dengan banyak orang” ungkapnya.

Agung mengakui bahwa dengan metode ini mempermudah dan mengefisienkan waktu.

“Kita tidak perlu ngambil tahanan, menyiapkan akomodasi dan pengawalan, jadi prosesnya lebih cepat” bebernya.

Hanya dengan menyediakan beberapa perangkat, di ruang pengadilan dan di Rutan, proses persidangan sudah bisa dilangsungkan imbuhnya.

“Di rutan petugas kejaksaan kami siapkan untuk mengatur siapa terdakwanya secara bergiliran melakukan video conference, dan di ruang pengadilan masing-masing alat ada di Hakim,JPU dan saksi” ucapnya.

Secara umum proses persidangan berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti.

“Prosesnya pun sama saja dengan bertatap muka langsung, tak ada yang berbeda kecuali hanya para tersangka yang tidak berhadir langsung” timpalnya.

27 perkara dipersidangkan mulai pukul 13.00 wita hingga menjelang Magrib.

Agung menambahkan persidangan dengan metode ini akan terus dilakukan sampai wabah Covid-19 berlalu.

“Batas waktunya tidak bisa kita tentukan” imbuhnya.

Persidangan perkara dengan Video Conference Zoom ini yang pertama kalinya di gelar di Tabalong dan yang ke dua di Kalimantan Selatan.

“Sebelumnya juga sudah dilaksanakan di Pelaihari- Tanah Laut” pungkasnya.(Boel)

Kategori



You cannot copy content of this page