Fokus

Pertamina EP Tanjung Karantina Pekerja Subcon Yang Baru Datang

gambar : istimewa

TANJUNG,KoranKontras.net- PT. Pertamina EP Tanjung memberlakukan karantina bagi karyawan subcon yng bekerja diarea mereka.

Langkah ini diambil sebagai langkah penyebaran dan pencegahan virus corona yang saat inis sedang mewabah.

Humas Pertamina, Ruspandi mengatakan ada puluhan orang karyawan subcon yang sat ini menjalani karantina mandiri dilingkungan Pertamina Tanjung.

“mereka yang baru datang dari luar daerah kebetulan ada pekerjaan di Pertamina Tanjung langsung diberlakukan karantina dulu selama 14 hari”jelasnya via telepon seluler.

Ia tidak tahu pasti berapa jumlahnya namun perkiraan ada puluhan dari beberapa subcon seperti PDSI, NREM.

Memastikan mereka tidak keluyuran keluar kefasilitas umum mereka diawasi security Pertamina EP.

“Pengawasan dibebankan ke subcon masing masing dan juga security Pertamina EP” terangnya lagi.

Dari pantauan korankontras.net saat ini mereka dikarantina di mess milik pertamina yang berada tidak jauh dari Masjid Taqwa komplek Pertamina Murung Pudak.

Sementara Staff CSR PT.Pertamina, Rania, menuturkan bahwa sejak pemerintah daerah Tabalong mengeluarkan surat himbauan, perusahaan minyak ini langsung memberlakukan aturan ketat untuk karyawannya termasuk bagi sub cont.

“Izin pergi keluar Tabalong hanya akan diberikan kalau sifatnya sangat urgent” terangnya pada awak koran kontras, Kamis (2/4) sore.

Andai pekerja melanggar ketentuan pergi tanpa izin, maka sanksi akan diberikan timpalnya.

“Sanksi yang diberikan berupa pemotongan gaji, masa cuti dan wajib karantina 14 hari” tandasnya.

Pihak perusahaan juga telah menyediakan dua buah rumah untuk tempat karantina.

Meskipun lebih dari dua puluh pekerja yang sedang di karantina, hingga hari ini, ungkap Rania, belum ada satu pun karyawan dari PT.Pertamina yang berstatus ODP.

Mendukung langkah pemerintah terkait pencegahan Covid-19, Pihak perusahaan juga menunda beberapa agenda yang mengumpulkan banyak orang.

“Rapat internal pun ada pembatasan hingga dengan video conference zoom” pungkasnya.(kts/boel)

Kategori



You cannot copy content of this page