Covid 19 Tabalong

Kontak Dengan Pasien Positif Ulin 25, 50 Orang Segera Rapid Test

gambar : istimewa

Taufiqurrahman : sebetulnya ODP itu belum positif Corona

TANJUNG, korankontras.net – Gugus Tugas Tugas Covid-19 Tabalong  akan melakukan rapid test pada orang yang memiliki riwayat kontak dengan pasien Ulin 25 asal Tabalong.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Tabalong, dr Taufiqurrahman yang juga Kepala Dinas Kesehatan setempat mengatakan rapid test ini untuk mengkonfirmasi orang – orang yang riwayat kontak dengan pasien positif tersebut.

“30 jemaah yang kontak langsung dengan pasien yang sudah berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), tiga orang keluarga, warga sekitar dan tenaga medis yang menangani pasien dari puskesmas Kelua maupun Muara Harus serta d RS Badaruddin, sekitar 50 orang akan kita rapid test nanti” ucapnya saat jumpa pers di kantor Dinas Kesehatan setempat, Senin (6/4).

Rencana pihaknya akan melakukan  rapid test dilokasi terdekat penemuan pasien yakni di puskesmas Kelua.

“Untuk ketersediaan rapid test, kita baru mengambil alat tersebut di provinsi, saat ini sudah tersedia sekitar 120 rapid test” ujarnya lagi.

120 rapid test nantinya akan digunakan untuk 30 ODP yang memiliki riwayat perjalanan Ijtima Gowa Sulsel.

“Kemudian keluarga atau tetangga yang kontak dengan pasien, tenaga medis yang menangani pasien dan kalau masih tersisa akan digunakan untuk ODP lainnya yg masih memiliki gejala virus Corona” jelas Taufiq.

Terkait dengan ODP sudah selesai karantina, Ia menuturkan bahwa sesuai petunjuk penanganan Covid-19 dari Kemenkes ada format surat keterangan masa selesai karantina.

“Ini digunakan untuk kebijakan – kebijakan misalnya PNS atau perusahaan bisa bekerja lagi dengan adanya surat tersebut. Disamping itu merubah stigma masyarakat dan tidak mengucilkan bahwa sebetulnya ODP itu belum positif Corona” ungkapnya.

Lanjutnya, ODP yang mendapatkan surat ini betul-betul orang yang sudah tidak ada gejala atau dinyatakan sehat.

“Kami tidak sembarangan mengeluarkan surat selesai karantina, kalau 14 hari itu masih ada gejala kami tidak akan mengeluarkan surat tersebut dan akan memperpanjang masa karantina lagi. Saya juga himbau kepada ODP yang sudah selesai karantina agar tetap jaga jarak” pungkasnya. (Can)

Kategori



You cannot copy content of this page